Sign In

Blog

Latest News
Asupan Kalsium Orang Indonesia Rendah

Asupan Kalsium Orang Indonesia Rendah

Berada di iklim tropis dengan alam melimpah, kaya akan sumber gizi, dan ketahanan pangan yang baik. Ternyata asupan Kalsium orang Indonesia masih rendah.

Menurut sumber Kompas 14/05/2020 yang menyajikan data jurnal Osteoporosis International, Oktober 2017 ternyata Asupan kalsium orang Indonesia sangat rendah yaitu hanya dibawah 400 mg/hari jauh dari rekomendasi Institut Kesehatan Nasional Amerika. Angka yang direkomendasikan adalah sebesar 1000 mg/hari, dan Ibu hamil 1200 mg/hari.

Lantas apa pengaruhnya. Disebutkan bahwa asupan kalsium yang rendah selama hidup dapat mempengaruhi perkembangan masa tulang. Perkembangan masa tulang puncak terjadi pada remaja dan dewasa setelah itu cadangan masa tulang pada orang dewasa. Artinya perkembangan tulang menjadi kurang optimal dan hingga dapat menimbulkan masalah kesehatan serius.

Salah satu akibat pada Ibu hamil adalah dapat mempengaruhi perkembangan janin. Sebab Janin membutuhkan kalsium dari tulang dan gigi sang Ibu untuk berkembang. Kurangnya kalsium dari sang Ibu juga menambah resiko preeklampsia yang ditandai dengan tekanan darah tinggi. Selain itu juga mempengaruhi kenaikan kadar protein dalam urin, dan pembengkakan pada tungkai. Kondisi itu bisa berlanjut menjadi eklampsia atau komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan kejang sebelum, selama, atau setelah persalinan.

Asupan kalsium remaja Indonesia, jauh di bawah angka kecukupan.

Lebih mengejutkan lagi Penelitian yang dilakukan Khoirul Anwar, Hardinsyah, Evy Damayanthi, dan Dadang Sukandar dari Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor (IPB). Dipublikasikan di Jurnal Gizi Pangan, Juli 2018, mendapatkan, bahwa asupan mikronutrien (kalsium, zat besi, seng, dan vitamin D) di kalangan remaja Indonesia jauh di bawah angka kecukupan gizi. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kuantitas dan kualitas asupan mikronutrien di kalangan remaja Indonesia melalui peningkatan konsumsi ikan, daging, telur, susu, serta kacang-kacangan dan sayuran hijau.

Nah lo.. Emang budaya kita lebih banyak makan makanan yang mengandung Karbohidrat contoh pagi, siang, bahkan malam hari pun nggak pernah ketinggalan yang namanya Nasi ya Gaes.. Tapi nggak ada salahnya kok jikalau kita mau mencoba merencanakan pola makan yang sehat. Yuk.. sehat bersama dan jangan lupa tingkatkan asupan Kalsium tiap hari.

Referensi berita : https://bebas.kompas.id/baca/opini/2020/05/14/waspadai-ancaman-defisiensi-kalsium/

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *