Sign In

Blog

Latest News
Uniknya Inovasi Bisnis Wisata Kala Pandemi

Uniknya Inovasi Bisnis Wisata Kala Pandemi

Uniknya berbagai inovasi bisnis wisata di kala pandemi ini muncul dari berbagai destinasi wisata.. Sebelum terjadinya Pandemi Covid-19 Pariwisata adalah salah satu bisnis yang paling dilirik di Indonesia. Sumber daya alam dan manusia kita berlimpah dibanding negara lain. Banyak orang bilang memiliki bisnis wisata ibarat mengelola tambang emas. Masalahnya gurihnya bisnis pariwisata kala itu memang membuat pelaku wisata terlena sehingga mengabaikan Inovasi.

Kini mau tidak mau semua berpikir keras, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Akhirnya beberapa upaya yang unik dan menarik dari pelaku bisnis wisata ini mungkin bisa jadi inspirasi. Yukk.. Coba kita lihat uniknya berbagai inovasi bisnis wisata di kala pandemi.

1. Obyek Wisata beralih jadi rumah produksi bumbu pecel.

uniknya inovasi bisnis wisata kala pandemi
kompas.com

Obyek wisata yang beralih memproduksi bahan makanan tersebut adalah obyek wisata Songging Waterpark yang berada di Desa Candiwulan, Kecamatan Adimulyo, Kebumen. Seperti yang  ditulis di artikel Kompas.com, meskipun saat ini tutup, pihak pemiliknya tetap mempekerjakan seluruh karyawannya. Namun tidak bekerja di sektor wisata, melainkan untuk memproduksi bumbu pecel, dan ternyata pemasarannya sudah sampai ke luar negeri loh..

2. Cottage dan hotel tawarkan paket karantina mandiri

Pondok Kelapa Agro Karang Penginyongan

Beberapa hotel & Cottage di Kab. Banyumas menjual paket karantina mandiri selama 14 hari dengan harga terjangkau mulai Rp. 100 rb sd. Rp. 475 rb per hari. Seperti diberitakan serayunews.com  beberapa hotel tersebut tersebar di perkotaan Purwokerto dan daerah wisata Kecamatan Baturraden. Harganya bervariasi, terendah ada di Rp 100 ribu dan paling tinggi Rp 475 ribu itu harga per harinya.

Pengunjung harus membayar total 14 hari masa karantina dengan komitmen pembayaran di awal. Selain itu, pemudik yang hendak menjalani karantina mandiri juga diwajibkan membuat surat pernyataan. Dimana dalam surat tersebut menyatakan mereka sanggup untuk menjalani karantina serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pihak Pemkab Banyumas maupun hotel. Tentunya dengan protocol Kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Asiknya Menginap di homestay keluarga.. trus masak bareng..

3. Virtual Tour Malam Hari di Lawang Sewu Semarang

cagarbudaya.kemendikbud.go.id

Pecinta horror dan pemburu adrenalin pasti tidak akan melewatkannya, dengan harga tiket terjangkau yaitu Rp. 25.000 rupiah per orang saja loh..

Lawang Sewu merupakan salah satu tempat wisata ikonik Semarang. Tempat tersebut kerap jadi tujuan para wisatawan yang berkunjung ke kota lumpia itu. Namun, di masa pandemi corona membuat pergerakan orang terbatas, dan berkunjung ke Lawang Sewu saat ini adalah hal yang tidak mungkin. Acara ini digagas oleh PT Kereta Api Pariwisata ( Kawisata), dan rencananya digelar pada Selasa (19/5/2020) pukul 20.00-21.00 WIB. Buat yang tertarik coba baca selengkapnya di link berikut : Sumber

Itulah beberapa inovasi bisnis wisata unik dan menarik yang dilakukan oleh para pelaku bisnis Pariwsata di Indonesia untuk tetap bertahan selama menghadapi Pandemi Covid-19. Perlu apresiasi tinggi untuk kegigihan mereka. Semoga wabah ini segera berakhir. Yukk. kita dukung dengan tetap #dirumahaja dan #dirumahsaja.


Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *