Sign In

Mengenang Tedjo Iskandar, Mulai dari Pramuwisata hingga Wujudkan Travel Mart.

Mengenang Tedjo Iskandar, Mulai dari Pramuwisata hingga Wujudkan Travel Mart.

Dunia pariwisata Indonesia berduka, Tedjo Iskandar legenda pemandu wisata tutup usia pada Selasa (13/7/2021) di usia 60 tahun. Kiprahnya dikatakan memberi pengaruh besar pada industri kepriwisataan Indonesia. Bermula dari tour leader hingga wujudkan TTC Travel Mart, ajang bertemunya buyer dan seller dalam kemasan event berkelas internasional. Mengenang kembali Tedjo, simak sepak terjangnya di dunia pariwisata Indonesia.

Kuliah di jurusan pariwisata Universitas Trisakti.

Pada kisaran tahun 1980-an selepas lulus SMA di kota asalny Palembang, Tedjo memutuskan hijrah ke Jakarta untuk menempuh pendidikan Pariwisata di Universitas Trisakti Jakarta. Sambil kuliah Ia menjadi pekerja lepas di salah satu biro perjalanan. Awalnya hanya mengantar jemput tamu dari dan ke Bandara, memandu tur kota Jakarta, hingga dipercaya untuk menjadi tour leader ke luar negeri.

Menjadi Pemandu Tour profesional untuk kalangan selebriti.

Perjalanan tour ke Luar Negeri terutama Eropa pada saat itu sangat populer di kalangan papan atas. Hingga banyak para selebriti yang menggunakan jasa Tedjo untuk bepergian ke luar negeri.

Pamor kian Harum, Tedjo mulai mengemas Paket Tur Konser Musisi mancanegara.

Menjadi langganan para selebriti, membuat Tedjo melihat peluang-peluang baru. Saat itu Tedjo yang juga dekat dengan banyak awak media membuat kolaborasi untuk mengemas paket wisata menonton konser musisi mancanegara. Mulai dari Michael Jackson, Bon Jovi, hingga woodstock.

Menjadi Dosen dan mendirikan TTC (Tourism Trainning Centre).

Pengalaman Tedjo menggugahnya untuk menularkan kepada generasi muda. Ia pun menjadi dosen di Almamaternya dan pada th. 1994 mendirikan TTC (Tourism Trainning Centre), sebuah lembaga pendidikan profesi Tour Leader. Di lembaga yang didirikannya Ia pun membawa para mahasiswanya tur ke sejumlah negara di Asia, Eropa, dan Australia. Pada saat itu banyak sesama Tour Leader yang mempergunjingkan dirinya karena membuka ‘rahasia’ di bisnis ini, mengingat bisnis tour ke luar negeri sedang ‘moncer-moncer’ -nya.

Mengalami ‘lesu’ -nya Krisis 1998, mempromosikan Produk-produk Eropa.

Roda selalu berputar, Tedjo sempat mengalami masa-masa sulit saat krisis moneter 1998. Tak hilang akal, Ia memanfatkan kedekatannya dengan beberapa toko ternama di Eropa. Ia menjadi ‘Brand Ambassador’ beberapa toko di eropa untuk produk-produk seperti : Jam Tangan, parfum, dan berlian dengan gaji bulanan.

Menggagas dan mewujudkan TTC Travel Mart

Segala pengalaman di dunia Pariwisata Internasional membuatnya memahami celah-celah bisnis di sektor ini. Sadar akan beratnya persaingan di bisnis Biro Perjalanan, Tedjo mengambil peluang menjadi organizer yang menghubungkan Buyer (dalam hal ini Biro Perjalanan) dengan Seller ( Destinasi / Produk wisata dari luar negeri). Mewujudkan Konsep Travel Mart ini ternyata sebuah langkah tepat. TTC Travel Mart menjadi media yang di butuhkan bukan saat itu saja. Berawal dari 16 meja, Hingga sekarang TTC Travel Mart telah diadakan secara rutin berkali-kali dengan melibatkan ratusan buyer dari dalam dan luar negeri.

TTC Travel Mart Signature

Kesuksesan TTC Travel Mart membuka peluang wisata tematik bertajuk TTC Travel Mart Signature pada 15 Juli 2019, di Hotel Redtop Jakarta. Acara tersebut diikuti oleh 30 seller dan dihadiri lebih dari 200 buyer. Tedjo, melihat ada trend baru wisata ke arah nature dan culture, yang bisa dikemas ke arah paket-paket wisata tematik. Pasar wisata yang dituju lebih ke pengelola resor, glamping, kapal pesiar, dan outdoor activities.

Tedjo Iskandar dan pengabdiaanya dirasa oleh banyak pihak. Tak salah bila Legenda Pramuwisata Indonesia menjadi sebutan untuknya, Tedjo Iskandar. (DMR)

Sumber : Venuemagz.com

Admin

View all posts by Admin

Official, Administrator, Editor.

Tinggalkan Balasan